TOP News
Home » Technology » Pemuda 22 Tahun Lumpuhkan Virus Ransomware WannaCrypt

Pemuda 22 Tahun Lumpuhkan Virus Ransomware WannaCrypt

Hebat, seorang pemuda berusia 22 tahun yang berasal dari Inggris telah berhasil melumpuhkan virus yang beberapa hari ini telah menyerang jaringan komputer yang ada didunia khususnya benua eropa. Virus tersebut sangat mengganggu banyak masyarakat. Virus yang dilumpuhkan yaitu virus Ransomware WannaCrypt.

Seperti yang diketahui, virus tersebut telah menyebar ke 99 negara dan membuat kekacauan di berbagai instansi kesehatan di berbagai negara. Virus Ransomware tersebut menyerang jaringan komputer sehingga dapat mengenkripsi data-data penting yang ada pada komputer. Akibat kejadian tersebut korban harus membayar mahal untuk menyelamatkan data-data, sebelum data penting tersebut benar-benar musnah. Dengan kata lain  cyber menyandera data penting tersebut dan meminta tebusan sebagai gantinya. Tebusannya berupa Bitcoin senilai $300.

Bersyukur pria asal Inggris tersebut dapat melumpuhkan virus yang menyerang meresahkan dan mengganggu jaringan komputer. Namun sayangnya identitas pria tersebut tidak ingin diketahui, dia hanya ingin disebut sebagai MawareTech, diketahui dia tinggal di negara Inggris bagian selatan dan diduga bekerja untuk biro security Kryptos.

Seperti yang diwartakan detik.com MawareTech dapat menemukan tombol untuk menghentikan penyebaran virus yang mengganggu jaringan komputer tersebut dengan cara mengetahui kelemahan atau celah sang cyber. Ternyata salah satu domain dari cyber belum terdaftar, kemudian dia mendaftarkan situs tersebut dan akhirnya dapat mengambil alih. Hasil akhir malware tersebut menjadi tidak aktif.

Namun meskipun virus tersebut telah dapat dilumpuhkan, ia menghimbau para pengguna jaringan komputer untuk terus waspada dalam penggunaan internet seperti mengunduh aplikasi yang tidak tahu keasliannya. Karena hal tersebut dapat memunculkan virus Ransomware WannaCrypt. Ia menghimbau juga agar terus mengupdate Windows.

Hasil gambar untuk jaringan komputer

 

Advertisement

Comments

EDITOR CHOICE