TOP News
Home » Travel » 5 Negara Penyumbang Polusi Tertinggi Di Dunia

5 Negara Penyumbang Polusi Tertinggi Di Dunia

Diwarta.com – Peradaban dunia yang semakin menemukan titik tertinggi tentu saja di barengi dengan perkembangan beberapa sektor yang mengikutinya. Teknologi dan industri adalah dua hal yang menjadi simbol perkembangan suatu negara di mata dunia.

Seiring dengan itu, tentu saja 2 sektor uatama tersebut akan bekerja ekstra maksimal sepanjang waktu. Usia bumi yang sudah menunjukan usia tidak muda lagi, ternyata juga berdampak pada kegiatan industri di beberapa negara. Mengapa begitu? Seperti yang sudah tertera diatas, bahwa negara maju adalah pemiliki industri yang pesat tentu saja limbah-limbah yang di hasilkan juga akan semakin banyak.

Salah satu yang marak saat ini adalah polusi udara yang merusak lapisan ozon yang merupakan pelindung utama bumi. Polusi merupakan salah satu komponen lain dalam lingkungan yang dapat merubah tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam lainnya sehingga kualitas lingkungan turun samapai tingkat tertentu. Sudah bisa di pastikan bahwa negara dengan tingkat polusi tinggi akan memiliki kualitas udara yang buruk.

Berikut adalah negara dengan polusi tertinggi yang menyumbang kerusakan lingkungan.

1. Cina

Negara dengan sebutan tirai bambu ini merupakan negara dengan wilayah yang luas di dunia, industri-industri dari berbagai belahan dunia melakukan investasi di negara ini, menjadikan Cina menjadi negara paling berkembang di Asia. Bahkan di tahun 2020, Cina dapat menjadi negara terkuat di Asia menyaingi Amerika dalam hal keuangan. Seiring perkembangan yang cepat, Cina juga menghasilkan pengeluaran yang besar pada limbah pabrik. Polusi yang dihasilkan negara ini merupakan yang nomor satu di dunia, dengan tingkat polusi gas mencapai 8.2 miliar ton setiap tahunnya. Dengan jumlah penduduk mencapai 1.3 miliar mengakibatkan polusi ini berasal dari berbagai macam seperti transportasi, perkotaan, perkantoran, industri dan produksi makanan.

2. United States

Negara yang dikenal sebagai negara adidaya dan negara paling adikuasa di antar negara lainnnya, menjadikan negara ini memiliki pengaruh besar di bidang perekonomian dunia, namun untuk dapat bertahan sebagai yang teratas tentu perindustrian negara ini juga harus sangat kuat. Hal itu menyebabkan Amerika mempunyai polusi terbesar 5,4 miliar ton setaip tahunnya.

3. India

Menjadi negara penghasil polusi besar, negara dengan penduduk terbesar ke 2 di dunia dengan populasi sebesar 1,139,964,932 penduduk menduduki peringkat ke tiga. Polusi ini dihasilkan dari berbagai perindustrian di negara ini. India juga termasuk negara paling berkembang maka dari itu perkembangan industri di negara ini tidak dapat terelakkan dan mengakibatkan produksi karbondioksida yang sangat besar di negara ini.

4. Rusia

Rusia memiliki populasi yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan negara-negara lainnya, dengan hanya jumlah penduduk sekitar 141,950,000. Meski begitu Rusia memilki polusi yang cukup tinggi yaitu sekitar 1,7 Miliar ton pertahunnya. Polusi ini berasal dari kota industri di Rusia, dimana setiap tahunnya hampir 500 ton tembaga dan nikel, 2 juta sulfur oksda dilepaskand di udara.

5. Jepang

Negara yang terkenal sebagai negara matahari terbit ini menghasilkan polusi setiap tahunnya sekitar 1,2 Miliyar ton CO2. Meskipun pemerintahan Jepang telah berusaha untuk mengurangi tingginya polusi, namun uasah yang di lakukan belum menemukan hasil yang diinginkan. Polusi tersebut dihasilkan dari berbagai industri, perkotaan dan besarnya transportasi umum di negara ini. Walapun kebanyakan orang menganggap polusi ini berasal dari emisi gas transportasi umum, beberapa kritikus memandang bahwa upaya pemerintah dalam mengurangi polusi sangat salah dialokasikan, bukannya ke industri malah ke emisi gas.

Setelah membaca penjelasan diatas, kita yang tinggal di negara yang bukan termasuk pemasok polusi harus lebih bersyukur. Hutan Indonesia merupakan salah satu penangkal adanya emisi dari beberapa limbah pabrik dan asap kendaraan. Lebih jika sekiranya kita menjaga dan melindungi hutan, agar kelak anak cucu kita masih memiliki kesempatan untuk menikmati alam Indonesia yang sangat indah ini.

Advertisement

Comments

EDITOR CHOICE