TOP News
Home » Foods » Selain Sepeda, Sayuran Hidroponik Juga Banyak Diburu di Tengah Pandemi Covid-19
Contoh Tanaman Hidroponik(Sawi) (img: pexels.com)

Selain Sepeda, Sayuran Hidroponik Juga Banyak Diburu di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi covid-19 telah membawa banyak perubahan, diantaranya adalah dengan lebih banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah atau mengurangi interaksi secara langsung dengan orang lain. Semuanya dilakukan di rumah, jika terpaksa harus keluar rumah, masyarakat lebih suka bersepeda dibandingkan menggunakan transportasi public yang beresiko tinggi menularkan covid-19, sehingga saat ini sepeda semakin banyak diburu.

Disisi lain, dengan lebih banyaknya menghabiskan waktu di rumah, telah mendorong pola hidup sehat seperti semakin diminatinya pola makan sehat, segar dan bebas pestisida dengan mengonsumsi sayuran hidroponik.

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan bermineral yang dilarutkan dalam air dan diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh dan tidak membutuhkan media tanah untuk tumbuh. Air yang digunakan untuk menanam sayuran ini pun bisa didaur ulang. Selain air dan mineral, tanaman hidroponik juga membutuhkan lampu, sistem filtrasi untuk air dan udara, serta alat kontrol iklim. Semua hal ini diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman hidroponik. Biasanya, sayuran hidroponik ditanam dalam rumah kaca maupun di luar ruangan.

Menanam sayuran hidroponik sendiri relative mudah dan tidak memerlukan lahan yang luas. Selain itu, harga jual sayuran hidroponik juga lelatif stabil karena tidak ada istilah panen raya sehingga curva supply and demand-nya berjalan dengan normal. Cara menanamnyapun bisa menggunakan berbagai metode seperti Nutrient Film Technique (NFT) dan WICK.

Dikutip dari laman detik.com, pada masa covid-19 permintaan sayuran hidroponik mengalami kenaikan hingga 200 persen yang dijual secara daring dan luring ke berbagai supermarket di wilayah Jabodetabek, seperti yang disampaikan Putri Rafika, petani hidroponik Teknik NFT di Serua Farm Pamulang, Tangerang Selatan, Jum’at (26/6/2020).

Advertisement

Comments

EDITOR CHOICE

Beda Rapid Test Antibodi, Antigen dan PCR Test

Beda Rapid Test Antibodi, Antigen dan PCR Test

Pemerintah saat ini telah mengeluarkan syarat baru bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar kota dengan menyertakan hasil Rapid Test Antigen. Selain Rapid Test Antigen, akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah Rapid Test Antibodi dan PCR Test. Masing-masing test tersebut digunakan untuk mendeteksi adanya virus covid19. Yuk kenali perbedaannya berikut ini: Rapid Test Antibodi Rapid Read More »

Istilah Seputar Vaksin Yang Wajib Kamu Ketahui

Istilah Seputar Vaksin Yang Wajib Kamu Ketahui

Saat ini pengembangan vaksin Covid-19 sedang dilakukan di berbagai penjuru dunia. Banyak informasi yang memberitakan terkait vaksin, jenis vaksin, hingga aktivitas pengembangannya. Agar tidak bingung istilah vaksin, vaksinasi, imunitas, dan imunisasi, yuk kenali pengertiannya sebagai berikut: Vaksin, merupakan produk atau zat yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia yang akan menstimulasi system kekebalan tubuh Vaksinasi, merupakan Read More »

Wajib Tau Wisata di Jakarta : Museum Nasional / Museum Gajah

Wajib Tau Wisata di Jakarta : Museum Nasional / Museum Gajah

Museum di Jakarta satu ini dulunya disebut Museum Gajah lantaran keberadaan patung gajah ikonik yang berada di luar gedung. Di dalam Museum Nasional ini kamu bisa mempelajari berbagai macam hal, mulai dari berbagai prasasti dan juga arca-arca peninggalan yang ada di Indonesia hingga berbagai kerajinan dan kebudayaan purba yang ada di Indonesia. Museum Nasional Republik Read More »

Mengenal RUU Cipta Kerja Bagian Dari Omnibus Law

Mengenal RUU Cipta Kerja Bagian Dari Omnibus Law

Sejak Februari 2020, pada mulanya RUU Cipta Lapangan Kerja (CiLaKa) ini sudah dikenal seantero Indonesia dan diganti menjadi RUU Cipta Kerja atau RUU Ciptaker.  Pergantian nama ini karena frase dari “Cipta Lapangan Kerja” terkesan menyalahkan kosntitusi. RUU Ciptaker ini bagian dari Omnibus Law yang di rancang oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (2019 -2023) yang memiliki Read More »

Cara Video Call Bersama 50 Orang Menggunakan WhatsApp Web.

Cara Video Call Bersama 50 Orang Menggunakan WhatsApp Web.

Taukah anda bahwa WhatsApp kini memiliki kemampuan untuk Video Call hingga 50 orang. Baru baru ini pihak WhatsApp telah memperbarui layanannya dengan menambah jumlah Video call yang sebelum nya hanya 2 lalu berkembang menjadi 8 orang dan kini WhatsApp tak tanggung-tanggung menambah pengguna Video Call hingga 50 orang.  Hal ini merupakan salah satu fitur terbaru Read More »