Gelar Webinar, Pemerintah Kabupaten Blitar Siapkan 16.000 Kader Kesehatan Tangguh

Gelar Webinar, Pemerintah Kabupaten Blitar Siapkan 16.000 Kader Kesehatan Tangguh 16.000 Kader Kesehatan Ikuti Program Webinar bersama Pemkab Blitar

Di tengah pandemi covid-19 ini, tenaga kesehatan, termasuk di dalamnya kader kesehatan,  menjadi garda terdepan dalam penanganan virus ini. Kader kesehatan berperan besar dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menolong dirinya sendiri untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Di Kabupaten Blitar, kader kesehatan masyarakat ini terdiri dari laki-laki dan perempuan yang dipilih oleh masyarakat untuk dilatih dan menangani masalah-masalah kesehatan perseorangan maupun masyarakat dan bekerja pada tempat- tempat yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan. Salah satunya adalah melalui kegiatan Posyandu seperti  pemantauan tumbuh kembang balita dan ibu hamil. Kesehatan balita dan ibu hamil harus terjaga terutama ditengah pandemi covid-19 ini, mengingat mereka termasuk kelompok retan terpapar virus serta untuk mendukung program nasional dalam menanggulangi masalah stunting. Baca juga: Sayuran Yang Paling Diburu di Era New Normal Pandemi Covid-19

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kader kesehatan, kamis (2/7) Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Webinar dengan tema Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19. Webinar tersebut diikuti oleh 16.000 peserta kader kesehatan, dan Forkopimcam di seluruh wilayah Kabupaten Blitar melalui video conference dan live streaming YouTube Pemda Kab Blitar. Acara dipusatkan di Pendopo Ronggo Hadi Negoro dengan nasasumber Bupati Blitar, Rijanto, wakil Bupati Blitar, Marhaenis UW, serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, drg. Vitria Dewi, MSi.

Dalam sambutannya, Rijanto, bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini  menyampaikan terima kasih  dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kader kesehatan yang telah mengabdikan diri dalam membantu melaksanakan kegiatan pemberdayaan di bidang kesehatan. Sedangkan Marhaenis UW, wakil bupati yang dikenal gemar berolah raga ini, mengajak kepada seluruh kader untuk menjadikan protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru dan menghimbau agar kader kesehatan dapat memberikan contoh terlebih dahulu dan tidak bosan-bosan untuk terus mengingatkan masyarakat sekitar untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

drg. Vitria Dewi, MSi., narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menekankan pentingnya protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan di Posyandu, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai selesainya pelaksanaan kegiatan.