Ini Dia, 4 Program Gemilang Kementrian Pariwisata di musim Pandemi Covid-19 Yang Wajib Kamu Tahu

Ini Dia, 4 Program Gemilang Kementrian Pariwisata di musim Pandemi Covid-19 Yang Wajib Kamu Tahu 4 Program Gemilang Kementrian Pariwisata di musim Pandemi Covid-19

Dampak covid-19 sangat dirasakan berbagasi di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pariwisata. Dari data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, sampai dengan bulan April 2020, dari 1.395 unit usaha hotel/guest house/villa terdapat 363 atau 26.02% usaha terdampak. Untuk restoran/rumah makan sebesar 11.63% atau 226 terdampak dari total 1.943 unit usaha di Jawa Timur. Sedangkan pekerja wisata yang dirumahkan lebih dari 19 ribu pekerja.

Dari data Kementerian Pariwisata, 29 Mei 2020, berbagai langkah diupayakan oleh pemerintah dalam masa darurat covid ini, diantaranya:
Dukungan terhadap Usaha Transportasi dan Jasa Makan Minum
Untuk mendukung operasional pekerja kesehatan seperti dokter dan perwat covid-19, pemerintah telah menyewa 10 hotel, bis dan minibus.

Bantuan Langsung Kepada para Pekerja Pariwisata Berdampak
Pemberian bantuan langsung berupa dana atau sembako ini diberikan kepada 30 ribu pekerja wisata, 6 ribu seniman, dan 750 untuk apresiasi seni.

Dukungan terhadap Industri Kreatif
Dukungan ini diberikan dengan meluncurkan program #BeliKreatifLokal. Program ini diluncurkan untuk membantu membangun, mempromosikan dan meningkatkan penjualan industry local dengan alokasi kuliner 50%, fashion 35%, dan kerajinan/craft sebesar 15%.

Pengembangan Program Wisata Padat Karya
Setidaknya ada 3 program padat karya, yaitu: Penerapan Protokol CHS (Cleanliness, Health, and Safety), CHS merupakan program salah satu langkah untuk memastikan kesiapan masyarakat menjalani fase new normal atau situasi normal baru untuk menggerakkan perekonomian, termasuk di dalamnya pariwisata dan ekonomi kreatif, Pemberian Honorarium, dan Peningkatan Kapasitas dan Pelatihan. Target program ini diberikan kepada 11 provinsi, 5 super prioritas destinasi wisata, dan 6 daerah seperti Kepulauan Riau, Bali, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Demikian upaya pemerintah melalui Kementerian Pariwisata, di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam masa darurat covid-19 ini.