Predator Cantik, Ini 7 Jenis Ikan Arwana yang Wajib Kamu Tahu

Predator Cantik, Ini 7 Jenis Ikan Arwana yang Wajib Kamu Tahu Ikan Arwana Golden Red - Ikan Predator

Ikan Arwana (Ikan Purba) – Tidak banyak yang menyangka jika arwana merupakan jenis ikan pemangsa yang agresif. Ikan Arwana merupakan ikan predator yang sangat populer dijadikan penghias di aquarium. Bentuknya yang sangat indah dan warnanya sangat cantik mulai dari silver, hijau, emas, merah hingga motif batik menjadi daya tarik tersendiri bagi pemeliharanya.

Peminat dan permintaan pasar arwana cukup tinggi menyebabkan harga dari arwana juga melangit, ditambah lagi dengan keberadaannya di alam yang terancam punah. Namun demikian, perdagangan ikan arwana tetap diperbolehkan secara hukum dengan syarat arwana yang diperdagangkan adalah hasil penangkaran.

Dikabarkan dari Field Guide to the Freshwater Fishes of Australia (2002) karya G.R. Allen dan kawan-kawan, arwana merupakan ikan bertulang air tawar dari keluarga Osteoglossidae yang sudah ada sejak zaman Cretaceous (zaman Kapur), periode terakhir dari era Mesozoikum (252-65 juta tahun lalu). Jadi, ikan arwana dapat dikategorikan sebagai ikan purba.

Berikut jenis-jenis ikan arwana yang banyak dipelihara di Indonesia:

  1. Arwana Silver/Arwana Brazil – Ikan arwana ini memiliki tubuh dan sirip yang panjang pula, memberi kesan yang sangat anggun saat berenang. Arwana ini dapat tumbuh dengan panjang 50 hingga 60 cm. Ikan ini berasal dari Amerika Selatan dan saat ini sudah dapat di kembang biakkan di indonesia. Meski harga arwana silver ini lebih murah dibandingkan jenis arwana lainnya, namun jika sudah berukuran besar sangat indah untuk di pandang.
  2. Arwana Jardini (Irian) – Jardini memiliki warna dasar adalah hitam kecoklat-coklatan dengan bintik-bintik kuning ke emasan pada bagian tengah sisik-sisiknya, kepala hingga sirip dan ekornya. Arwana jardini berasal dari Australia tetapi sering juga ditemukan di Pulau Irian, oleh karena itu arwana ini disebut juga dengan arwana irian.
  3. Arwana Golden Pino (Green Arwana/Hijau) – Arwana golden pino atau biasa disebut green arwana (arwana hijau) merupakan jenis arwana yang dapat  ditemukan di Thailand, Malaysia, Myanmar, Komboja, dan juga di beberapa tempat di Indonesia, namun dengan variasi dan penampakan warna yang berbeda-beda di masing-masing daerah. Meskipun demikian, pada umumnya lebih dominan berwarna kelabu kehijauan dangan pola garis-garis berwarna gelap pada ekor. Kepala serta mulutnya lebih besar dan membulat jika dibandingkan dengan jenis arwana lainnya di asia.
  4. Arwana Banjar – Arwana banjar merupakan varietas arwana merah kelas 2 dan diketahui bukan merupakan strain murni arwana merah. Ciri-cirinya sirip berwarna orange pucat, ekor berwarna orange atau kuning, dan tidak memiliki warna merah di badan maupun di pipi. Ciri lainnya adalah bentuk kepala yang cenderung membulat dengan mulut yang tidak terlalu lancip.
  5. Arwana Golden Red (Red Tail Golden, RTG) – Arwana ini merupakan verietas dari jenis arwana Golden. Sering disebut juga sebagai Arwana Golden Indonesia (Indonesian Golden Arwana), yang banyak dijumpai di daerah Mahato, Riau. Memiliki ciri warna emas yang tidak akan berkembang hingga melewati punggung namun hanya pada baris ke empat sisik atau lebih baik bisa mencapai baris ke lima. Warna dasar sisik arwana golden red biasanya berwarna biru, hijau, atau emas.
  6. Arwana Golden (Cross Back, Cross Back Golden ,CBG) – Ikan Arwana Golden varietas cross back merupakan bagian dari varietas arwana Golden yang banyak dijumpai  di berbagai tempat di Malaysia, seperti Perak, Trengganu, Danau Bukit Merah dan Johor. Disebut sebagai arwana cross back karena saat dewasa memiliki warna emas penuh hingga melewati punggungnya, harganyapun relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis golden lainnya karena termasuk jarang ditemui. Arwana ini dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan warna dasar sisik, yaitu Purple-Based, Blue-Based, Gold Based, dan Silver-Based.
  7. Arwana Super Red – Arwana super red berasal dari berbagai tempat di Provinsi Kalimantan Barat, yaitu dari Sungai Kapuas dan Danau Sentarum yang dikenal sebagai habitat asli Super Red. Ciri-ciri arwana ini adalah adaya warna merah penuh yang nampak pada sirip ikan muda, bibir dan juga sungut. Menjelang dewasa, warna merah akan muncul di bagian tubuh lainnya, terutama pada tutup insang dan pinggiran sisik sehingga tubuh ikan terlihat berwarna merah. Super red dikelompokkan menjadi 4 varietas, yaitu Blood Red, Chili Red, Orange Red, dan Golden Red.