Berkemah Jadi Trend Baru Masyarakat Amerika di Masa Pandemi

Berkemah Jadi Trend Baru Masyarakat Amerika di Masa Pandemi Camping atau Berkemah Jadi Trend Baru di Musim Pandemi Covid19 (unsplash/@vabm)

Pandemi covid-19 telah melambungkan olah raga bersepeda, Besepeda telah menjadi  trend untuk aktifitas di luar ruangan dibandingkan angkutan publik yang beresiko menjadi media penularan covid-19. Sepeda dan pernak-pernik sepeda menjadi daya tarik yang luar biasa, banyak dicari, dan laris manis di pasar online maupun toko-toko sepeda offline. Trend ini berkembang hampir sama di sejumlah negara di dunia.

Setelah sepeda, baru-baru ini muncul fenomena berkemah atau naik gunung juga menjadi tren saat pandemi setelah beberapa bulan menahan diri di rumah untuk tidak bertemu orang lain, bekerja dari rumah, dan menjalankan physical distancing.

Melansir dari The Guardian (11/7/2020), pandemi merubah tren liburan yang selama ini ramai seperti terbang ke luar negeri, naik kapal pesiar atau liburan berkelompok lainnya tak lagi menarik. Masyarakat Amerika cenderung lebih memilih kegiatan outdoor, dimana kegiatan ini memiliki risiko penularan Covid-19 yang lebih rendah. Di negeri paman sam ini, layanan berkemah dan pemesanan glamping atau glamour camping mengalami lonjakan yang luar biasa, yakni sebesar 400 persen dibandingkan dengan waktu yang sama pada tahun lalu.

REI yang merupakan produsen peralatan outdoor mengatakan,  selama enam minggu terakhir terlihat rekor pertumbuhan bisnis yang luar biasa di departemen perkemahan karena banyaknya konsumen yang mencari peralatan berkemah. Paul Calandrella, Manajer Merchandising Umum Peralatan Berkemah – REI mengatakan saat ini peralatan seperti tenda, sleeping bag, perabot berkemah, dan peralatan memasak paling laris. Ini terjadi pula pada barang-barang untuk glamping seperti tempat tidur kamp besar dan sistem listriknya.

Bagaimana dengan di Indonesia? Bukan tidak mungkin tren seperti ini akan terjadi pula di Indonesia. Bersepeda, touring, dan berkemah atau camping sudah menjadi bagian yang tak terpisah bagi sebagian orang sebelum pandemic covid-19, terutama bagi komunitas-komunitas sepeda di Indonesia. Pantai, bibir sungai, pegunungan hingga kawasan perkebunan menjadi tempat-tempat favorit pagi para pesepeda.